Emelda Yasha. Sebuah nama yang sudah aku kenal sejak kelas satu SMA. Aku pertama kali melihatnya dan mengenal sosoknya ketika aku mengikuti sebuah kegiatan ekstrakurikuler yang sama di SMAN 1 Amuntai, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) pada kelas satu. Akan tetapi pada saat itu aku tidak pernah berbincang bahkan tidak pernah mengatakan “Hey” kepadanya, karena aku merasa sangat malu kepadanya pada saat itu. Seperti biasa, jika aku belum mengenal seseorang dengan sangat baik, aku hanya akan berjalan mengikuti alur cerita dan akan selalu percaya bahwa waktu akan membuka kepribadian yang dimiliki orang lain. Perkenalan kami dimulai dengan sebuah pesan singkat yang aku kirimkan kepadanya. Cara yang cukup efektif menurutku jika mau berkenalan dengan seseorang. Aku tidak ingat lagi bagaimana dan kapan perkenalan itu, yang aku ingat aku saling berkirim SMS perkenalan pada saat sore hari.
Penggambaran yang tepat untuk dirinya adalah “Sempurna.” Siapa yang tidak akan jatuh hati jika melihat kecantikannya? Siapa yang tidak kagum atas kecerdasan yang dimilikinya? dan Siapa yang tidak bangga atas prestasi yang diperolehnya? Aku tidak melebihkan atau mengurangi apapun atas penilaianku ini, sebisanya aku akan menceritakan dan menggambarkan apa yang aku ketahui dari diri seorang Emelda Yasha disini. Tentunya, semoga dengan fragmen kenangan ini, kita dapat mengambil sesuatu yang paling aku anggap berharga dalam perjalananku selama ini, yaitu “makna kehidupan apa yang dapat kita ambil dari semua orang di sekeliling kita.” Kita dapat mengambil sebuah pelajaran dari semua fragmen yang menyakitkan atau bahkan hal yang membahagiakan sebagai penyemangat untuk tetap dapat mengatakan “Aku harus tetap HIDUP dan memperjuangkan KEHIDUPAN sebaik-baiknya. Sebagai bekal dimasa yang akan datang.”
Dalam pandanganku, Emelda Yasha memiliki sifat yang selalu berbeda dalam setiap sisi kedekatan dengannya. Maksudnya, kau akan berpikiran berbeda tentang sikapnya sebelum kau akan mengenal, setelah mengenal dan sehabis kau mengenal dengan sangat baik kepadanya. Sebelum aku mengenal dengan sangat baik (sebelum aku menjadi temannya), aku berpikir dia seseorang yang sangat sombong terhadap orang yang belum dia kenal, terutama kepada laki-laki. Ketika kau berusaha menatapnya sekilas, pandangan yang akan terbalaskan darinya adalah pandangan yang berarti:
“Jika kau ingin mengenalku, banyak hal yang harus aku ketahui darimu.”
Menurutku itu sikap yang sangat wajar dilakukan seorang wanita kepada seorang pria yang belum dia ketahui dengan sangat baik. Selain tatapannya yang membuatku berpikir.
“Ah, sepertinya dia tidak mau berkenalan denganku,” dia juga sangat membatasi pergaulannya dengan orang-orang di sekitarnya, yaitu kepada orang-orang yang belum menjadi temannya terlebih kepada seorang laki-laki.
Setelah kau sudah menjadi teman baginya, Emelda Yasha kembali merubah sikapnya. Bagiku ini sebuah perilaku yang wajar, karena mungkin dia menempatkan orang-orang di sekitarnya dari sejauh mana dia ketahui tentang orang itu. Dia adalah seseorang yang tegas tapi sebenarnya akan bersikap baik jika kita melakukan hal yang baik pula kepadanya. Dia juga seseorang yang mudah tersinggung, jadi kau harus belajar untuk menghargai dirinya sebagai temanmu. Kalau mau bercanda dengannya, janganlah terlalu serius, karena dia seseorang yang mudah juga menjatuhkan air mata. Ketika kau mau bercanda dengannya, kau harus menandakan sinyal khusus dulu bahwa segala perbuatan atau perkataan yang akan kau ucapkan setelahnya hanya candaan saja. Mungkin itu tips agar tidak ada kesalahpahaman diantara kau dan dia. Tapi terkadang ada hal yang tak kau ketahui dari diri seorang Emelda yang membuat dia tersinggung. Mungkin sikap yang tepat untuk dilakukan adalah diam saja dalam beberapa waktu dan mengucapkan maaf kepadanya. Karena sebenarnya dia seseorang yang mudah untuk memaafkan. Ketika kau sudah menjadi teman yang sangat dia kenal (sahabatnya), kau akan menganggapnya sebagai seorang yang sangat kau kenal pula. Emelda akan menjadi sosok yang unik di antara teman-teman lain. Dia akan menjadi teman yang sangat baik, seseorang yang bisa di ajak mengobrol ria, apapun yang kau mau. Bahkan jika kau memiliki sebuah masalah tentang kepahitan hidup, aku percaya dia pasti akan mau mendengarkan dan membantu semampunya. Dia seseorang yang sangat ahli dalam hal cinta, “menurutku.” Karena biasanya aku berkonsultasi kepadanya jika aku memiliki permasalahan dengan seseorang wanita yang aku sukai, tetapi tetap aku yang akan mengambil keputusanku sendiri atas permasalahan yang biasanya aku hadapi. Pokoknya Emelda Yasha adalah seorang sahabat yang paling unik dan meyenangkan, jika kau bisa membawa fragmen itu juga menyenangkan untuknya.
Emelda melanjutkan kuliah ke Samarinda, Universitas Mulawarman dan jurusan yang dia ambil adalah Akuntansi. Semoga dia mendapatkan segala hal yang dia cita-citakan selama ini. Kini Emelda akan selalu menjadi seorang sahabat yang sangat dekat bagiku. Karena tidak ada yang lebih dekat lagi di tahun terakhir di masa SMA. Wajar, dia duduk di depanku selama satu tahun penuh. Puteri Wulandari dan sahabat-sahabat lain juga tidak kalah dekat denganku pada saat itu. Karena ini fragmen khusus untuk Emelda Yasha, jadi jangan iri terlebih dahulu.
For Emel : “Emelda Yasha, jangan ngambek lagi osh? Aku jadi sering kagak enak. *serius. Maafkan jika terdapat kesalahan, komentarnya sangat diharapkan.
۞ This Is Our WãΫ ۞
Karena ini semua adalah jalan yang harus kita tempuh bersama.
Untuk
Shinjiru, Aldaith, Albus dan semua orang yang selalu berada disekelilingku.
Kupersembahkan catatan ini untukmu dan untuk mengenang persahabatan indah di masa remaja yang kita lewati bersama di sekolah, disaat kau dulu begitu setia mendengarkan dengan tulus cerita-cerita fantasi dari sesuatu yang menggugah jiwa. Kuharap kenangan ini dapat memberikan makna untuk kehidupanmu dan atas kenangan yang akan selalu ada. Kini aku bisa dengan lantang mengatakan kepadamu bahwa aku sudah mempercayai satu hal. “Kini aku percaya kepada orang-orang disekelilingku yang selama ini memberikan segalanya kepadaku. Sebuah “PERSAHABATAN.”
۞ Short Note ۞
Jika ada kesalahan dalam penulisan (terutama masalah nama), tidak setuju atas fragmen kenangan ini. Bisa kalian ajukan kritik dan saran langsung kepadaku (tentunya yang sopan dan membangun). Catatan ini bisa saja aku perbaiki, edit, kurangi atau ditambah karena aku tidak mungkin ingat semua fragmen kenangan dalam menulis ini. Alangkah baiknya langsung memberikan komentar dalam catatan ini. Jangan lupa, jika menyukai fragmen kenangan ini. Kasih saja “Jempol”-nya. Arigatou Gozaimasu….


Tidak ada komentar:
Posting Komentar