BLOGGER TEMPLATES AND Google Homepages »

Kami Tidak Pernah Lelah Menggapai Bintang

Kami Tidak Pernah Lelah Menggapai Bintang
Kenangan Observasi Tugas Perkembangan Peserta Didik

Rabu, 31 Agustus 2011

YUI NEW SINGLE - Green A Live

YUI telah mengumumkan akan merilis single baru berjudul, “Green a.live”. Single ini direncanakan akan dirilis pada 5 Oktober 2011!
Judul dari single ini dibuat setelah gempa di Tohoku dan YUI menyebutkan,lagu ini pasti akan menjadi sebuah lagu yang akan menyentuh hati para pendengar. Akan ada dua edisi yang berbeda;  Limited Edition yang akan mencakup DVD, dan Regular Edition.
YUI berkomentar, “Saya memberi judul pada  lagu ini  dengan makna ‘hidup di dalam bumi’, karena kadang-kadang, saya bertanya pada diri sendiri jika saya belum kehilangan sesuatu yang berharga ketika tinggal di sebuah kota. Saya mulai berpikir tentang nasib melalui lagu ‘Green a.live’.”
-Track List
1. Green a.live
2. Let’s face it
3. HELLO ~YUI Acoustic Version~
4. Green a.live ~Instrumental~


[UPDATE] YANG INGIN TAHU SEPERTI APA SINGLE INI, BERIKUT VIDEONYA (TAPI HANYA BERUPA INSTRUMENTAL COVER)
Youtube :klik disini
TAMBAHAN LIRIKNYA:
愛 無力のまま 噛みしめた
ai muryoku no mama kamishimeta
白く 無性に嘆くより 働いた
shiroku mushou ni nageku yori hataraita
深夜のバーガーショップ 朝を待つ 少女が一人
shinya no BAAGAA SHOPPU asa wo matsu shoujo ga hitori
あたしが失くしたものはなに
atashi ga nakushita mono wa nani
愛しても引き裂かれるほど Oh Your Love
aishitemo hikisakareru hodo Oh Your Love
あなたのぬくもり思い出す Oh Tell Me
anata no nukumori omoidasu Oh Tell Me
正義ってなんだろう 憎しみはどこへいくの
Seigi tte nan darou nikushimi wa doko e yuku no
oh baby ねぇ 神様は誰の味方をするんだろう
oh baby nee kami sama wa dare no mikata wo surun darou
come alive
ダンス 踊るみたいに 笑ったら
dansu odoru mitai ni warattara
ひらり スカートの裾 邪魔になった
hirari SUKAATO no suso jama ni natta
都会をさまよって 綺麗なものに 触れるたび
tokai wo samayotte kireina mono ni fureru tabi
変われない自分に 気づいてる
kawarenai jibun ni kidzuiteru
悲しみはいずれ 優しさになる Oh get back
kanashimi wa izure yasashisa ni naru Oh get back
優しさは人を守る力に What for me
yasashisa wa hito wo mamoru chikara ni What for me
精一杯だよ 今を生き抜くために
seiippai da yo ima wo ikinuku tame ni
oh baby ねぇ 神様は誰を守ろうとしているの
oh baby nee kami sama wa dare wo mamorou to shiteiru no
いつだって未来を信じているから
itsu datte mirai wo shinjiteiru kara
同じ時代に生まれてきた あなたと一緒に
onaji jidai ni umaretekita anata to issho ni
確かな 手応えが欲しくて no no no
tashika na tegotae ga hoshikute no no no
LOVE YOUR LOVE 苦しくもなるんだ
LOVE YOUR LOVE kurushiku mo narun da
なのに 正義ってなんだろう
nanoni seigi tte nan darou
憎しみはどこへ行くの
nikushimi wa doko e yuku no
oh baby でも 生きていかなくちゃ tomorrows way
oh baby demo ikiteikanakucha tomorrows way
愛しても 引き裂かれるほど no cry
aishitemo hikisakareru hodo no cry
罪も無き 現実受け止める no no no
tsumi mo naki genjitsu uketomeru no no no
10年先 灯す明かりの ために
jyuu nen saki tomosu akari no tame ni
oh baby 今 明日へと向かうの
oh baby ima ashita e to mukau no
あなたにも来て欲しい come alive
anata ni mo kite hoshii come alive
uh~uh~uh~uh~
Credit : azmikun @ forum YUI Lovers
Shared by Lulu Kanzaki @mycolorisland

Selasa, 30 Agustus 2011

Jika Orang Kafir Sudah Berani Menghina Islam


Umat Kristiani Bekasi kembali berulah. Belum rampung kasus penghinaan terhadap Islam oleh Blog Santo Bellarminus. Kembali, provokasi dan tantangan perang dihembuskan umat kristiani di jantung umat Islam Bekasi, masjid Agung Al-Barkah. Di sana, mereka membuat formasi pedang salib dan mahkota paus. Bahkan salah seorang karyawan masjid berusaha untuk dibaptis.
Aksi tersebut terjadi pada saat acara karnaval antinarkoba Bekasi yang digelar dalam  rangka Hari Pendidikan Nadional (Hardiknas) pada Ahad (2/5/2010) kemarin. Sekitar pukul 8.30 pagi, ketika rombongan melewati alun-alun, tepat di masjid Al-Barkah, beberapa peserta karnaval berbuat ulah, padahal di dalam masjid sedang dilantunkan tilawah Al-Qur'an. Lima belas orang peserta karnaval berdandan kristiani memasuki pelataran masjid. Tepat di depan pintu utama masjid, mereka berbaris menghadap kiblat membentuk formasi “Mahkota Paus dan Salib.”
Orang paling depan, seorang laki-laki dari etnis China membawa replika Tiara (mahkota) Paus berwarna ungu. Mahkota paus itu diletakkan di atas talam yang dihiasi dengan kain beludru warna ungu. Orang kedua yang berdiri di belakangnya mengacungkan tongkat ke atas. Di belakangnya lagi, seorang berpakaian ala tentara Romawi, menyilangkan pedang imitasi berwarna putih. Gabungan antara tongkat dan pedang itu membentuk tanda salib.
Perbuatan umat Kristiani tersebut sangat menyakiti hati umat Islam. Sebenarnya cukup penghinaan mereka di dunia maya dijadikan alasan untuk berjihad. Ditambah lagi ini, tempat suci umat muslim dihina kehormatannya dengan dipamerkan aksi membuat simbol salib dan mahkota paus yang seolah-olah mengisyaratkan sebentar lagi tempat suci umat Islam tersebut akan menjadi tempat penyembahan Yesus.
Imam Ahmad bin Hambal pernah ditanya tentang seorang Yahudi ahli dzimmah yang kebetulan melewati seorang muadzin, lantas ia berkata, "bohong kamu." Beliau menjawab, "dia harus dibunuh, oleh karena dia telah mencerca."
Bila dibandingkan, kejadian penghinaan dan penghujatan orang kafir di Bekasi tentunya itu jauh lebih dahsyat daripada apa yang ditanyakan kepada Imam Ahmad di atas.
Tempat suci umat muslim dihina kehormatannya dengan dipamerkan aksi membuat simbol salib dan mahkota paus yang seolah-olah mengisyaratkan sebentar lagi tempat suci umat Islam tersebut akan menjadi tempat penyembahan Yesus.
Toleransi yang Diajarkan Islam
Islam membolehkan, bahkan menganjurkan kepada pemeluknya untuk berbuat baik dan berlaku adil kepada orang kafir, seperti membantu urusan mereka, menyambung tali silaturahim, saling membagi makanan, dan lainnya. Tapi dengan syarat, selama mereka tidak memerangi agama Allah dan tidak mengusir umat Islam dari negeri mereka.
Namun apabila orang kafir sudah berani menghina Allah, Rasul-Nya, dan ajaran Islam; memerangi kaum muslimin karena agama mereka, dan mengusirnya dari negeri mereka, maka umat Islam tidak boleh berbaik-baik dan bermuka manis kepada mereka, sebaliknya harus mengumandangkan permusuhan terhadap mereka. Allah Ta'ala berfirman:
لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ إِنَّمَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ قَاتَلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَأَخْرَجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ وَظَاهَرُوا عَلَى إِخْرَاجِكُمْ أَنْ تَوَلَّوْهُمْ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
"Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barang siapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim." (QS. Al Mumtahanah: 8-9)
Apabila orang kafir sudah berani menghina Allah, Rasul-Nya, dan ajaran Islam; memerangi kaum muslimin karena agama mereka, dan mengusirnya dari negeri mereka, maka umat Islam tidak boleh berbaik-baik dan bermuka manis kepada mereka, sebaliknya harus mengumandangkan permusuhan terhadap mereka.
Apa yang Harus Dilakukan Umat Islam
Jika orang kafir sudah berani menghina Islam dan syiar-syiar (simbol-simbol)-nya, berarti mereka mengumandangkan perang terhadap kaum muslimin. Karenanya, umat Islam wajib melakukan pembelaan kepada agamanya.
Banyak keterangan dari para ulama Islam terdahulu yang menjelaskan sikap umat Islam terhadap orang-orang yang menghina agamanya. Bahkan sebagiannya menukilkan kesepakat ulama dalam menyikapi orang tersebut, seperti imam al Khathaabi. Beliau mengatakan, "Aku tidak mengetahui seorang pun di antara kaum muslimin yang berselisih pendapat tentang wajibnya membunuh orang yang menghina Allah dan Rasul-Nya."
Diriwayatkan dari Husain, bahwasanya Ibnu Umar berkata, "Barangsiapa mencaci Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka dia harus dibunuh." Sampai pada perkataan beliau, "Dengan keharusan inderawi dan penglihatan, kita mengetahui bahwa jika mereka secara terang-terangan menghina Allah Subhanahu wa Ta'ala, atau menghina Rasul shallallahu 'alaihi wasallam, atau menghina sesuatu dari agama Islam, berarti mereka telah merendahkan kita, menghinakan kita dan bahkan menghina agama kita. Dengan demikian, mereka telah merusak perjanjian dan membatalkan dzimmah (jaminan perlindungan) mereka. Jika  mereka membatalkan dzimmah mereka, maka tidak ada keraguan lagi bahwa darah, tawanan, dan harta mereka telah halal."
Imam Ahmad pernah mengatakan, "Barangsiapa mencaci Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan melecehkannya –baik dia seorang muslim atau kafir- maka dia wajib dibunuh. Saya berpandangan bahwa dia langsung dibunuh dan tidak perlu diminta untuk bertaubat lebih dulu."
Beliau juga mengatakan, "setiap orang (kafir dzimmi) yang melanggar perjanjian dan membuat perkara baru di dalam Islam, maka orang seperti ini menurutku wajib dibunuh. Karena bukan untuk hal itu mereka diberi perjanjian dan jaminan perlindungan."
Demikian juga dengan Abu Shafra' yang berkata, "aku bertanya kepada Abu Abdillah (Imam Ahmad bin Hambal) perihal seorang lelaki ahli dzimmah yang mencaci Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, apa yang harus dilakukan terhadapnya? Beliau menjawab, "Jika perbuatannya itu terbukti, maka orang yang mencaci Nabi, baik dia seorang muslim ataupun kafir, dia harus dibunuh." Dan beliau beralasan dengan hadits seorang buta yang membunuh budak wanitanya dengan beralasan, "aku mendengar dia mencaci Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."
Imam Ahmad bin Hambal pernah ditanya tentang seorang Yahudi ahli dzimmah yang kebetulan melewati seorang muadzin, lantas ia berkata, "bohong kamu." Beliau menjawab, "dia harus dibunuh, oleh karena dia telah mencerca." (Dinukil dari Fatwa Mati Buat Penghujat, Abdul Mun'im Halimah "Abu Bashir" hal. 52-59)

Oleh: Badrul Tamam

Senin, 29 Agustus 2011

Ramadhan 1432 H Sepucuk Surat Untuk Para Sahabat



Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
            Semoga pada saat kau membaca surat ini, engkau dalam keadaan tersenyum. Karena aku begitu mempercayai bahwa Allah s.w.t. selalu menghadirkan kasih sayang-Nya dalam kehidupanmu.Sebuah rasa yang sama juga untuk sosok-sosok yang selalu menghiasi seluruh fragmen kehidupan-ku selama ini. Aku juga meyakini bahwa Muhammad s.a.w. adalah sosok yang selalu berada dalam tempat yang sangat istimewa dalam hatimu, karena hal itu engkau begitu kokoh dalam memegang keimanan dengan Islam sebagai agama yang menjadikan kita mampu mengarungi arus dalam kehidupan selama ini.


            Satu tahun ini terasa sangat berbeda, karena banyak hal yang sudah aku lalui. Bersama orang-orang yang tidak kurangnya selalu aku hargai keberadaannya. Bahkan beberapa diantaranya selalu menyemangati dan menginspirasi-ku bagaimana pun kondisi yang aku hadapi dalam satu tahun terakhir ini. Pertemuan dan Perpisahan, dua perkara yang tidak mungkin luput kita rasakan dalam kehidupan yang kita jalani ini. Dua perkara itulah hal yang selalu tidak siap aku hadapi. Aku selalu tidak siap untuk mengenal setiap orang yang selalu saja lebih istimewa dari diriku, karena aku selalu berpikir bahwa aku tidak lebih istimewa dari kalian semua selama ini. Aku juga tidak siap untuk mengucapkan perpisahan kepada mereka yang selalu memberikan inpsirasi dan semangat yang membuatku berdiri tegap hingga hari ini. Tidak ada hal yang dapat aku berikan selain kesederhanaan dariku atas semua kebaikan kalian selama ini, aku juga merasa sangat kecewa jika ternyata persahabatan yang aku berikan selama ini masih kurang dimata kalian.

            Kesederhanaan dan hanya sebuah penghargaan kepada kalian.Itulah hal yang selalu aku usahakan mempersembahkannya kepada semua orang yang berada disekeliling kehidupanku. Rodhiya Noor Fajri, apa istimewanya sih sosok yang memiliki nama itu? Ku pikir sosok diriku tidak pernah lebih ISTIMEWA dari seseorang yang menerima surat ini. Aku bersungguh - sungguh atas hal ini. Atas penerimaan ikatan yang aku berikan selama ini, aku ucapkan terima kasih. Terlebih kepada lima orang yang menginspirasiku dalam penulisan surat ini kemaren. “ Terima kasih atas kunjungannya.” Juga kepada kedua saudara perempuanku yang menyuruh dan memaksa dalam pembuatan surat ini. “ Kalian begitu menginspirasi.”  Aku berharap beberapa orang yang mungkin tidak menerima surat ini juga akan memahami bahwa aku bukan sengaja untuk tidak memberikan sepucuk surat ini, tetapi pasti ada beberapa kendala kenapa surat ini tidak sampai kepada sebagian dari kalian.

            Hari ini aku membagikan puluhan surat yang sama kepada semua sahabat yang sangat begitu aku anggap istimewa. Tidak ada maksud lain selain ingin mengucapkan permohonan maaf atas sikap yang aku tunjukkan dalam satu tahun terakhir ini. Atau pun kejadian yang pernah aku ukir dalam mozaik kehidupanmu dimasa lalu. Aku meyakini bahwa aku pernah menyakiti hati setiap orang yang aku kenal selama ini, termasuk dirimu. Kesombongan, rasa congkak, marah, ejekan, candaan, kebohongan, raut wajah yang menyebalkan bahkan sebuah keburukan yang aku sendiri tidak menyadarinya. Sungguh, pada hari ini aku berharap dapat memperoleh maaf dari semua orang yang selalu menghiasi setiap mozaik kehidupan–ku selama ini. Apa berharganya sebuah kedidupan jika aku kadang menyimpan rasa bersalah kepada beberapa orang diantaraku. Jika ada sebuah kesalahan atau rasa sakit yang kuberikan selama ini tidak dapat termaafkan dari beberapa orang diantara kalian. Sungguh aku memaksamu untuk segera mengatakannya kepadaku langsung dihadapanku. Agar aku bisa mencari cara agar kesalahan itu dapat aku perbaiki keadaannya. Semoga.... Aku juga ingin memberikan pemahaman, inilah diriku dan semua tentangku. Kadang aku menjadi angin musim semi yang memberikan kehangatannya kepada sosok disekelilingku, tetapi aku juga sering berubah menjadi angin musim panas yang selalu menjadikan hati semua orang didekatku menjadi tandus.

            Aku berharap kita menjadi sosok yang kembali putih. Seperti selembar kertas putih yang baru.Kalau pun ada noda hitam yang terukir dalam fragmen kehidupan kita (noda yang terukir dalam kertas putih itu). Aku selalu berharap itu hanyalah sebuah tulisan yang berarti hanya sebuah pengalaman dalam kehidupan kita. Yang meberikan makna kepada kita bahwa coretan noda pengalaman itu adalah pelajaran agar kita menjadi sosok yang lebih baik lagi dimasa yang akan datang. “Seperti tulisan yang ada dalam sepucuk surat yang sangat sederhana ini.” Semoga dapat menjadikan hati kita kembali suci pada hari kemenangan di tahun ini.

            Selamat merayakan Idul Fitri, 1432 H. “ Minal Aidzin Wal Faidzin”, mohon maaf lahir dan bathin. Aku sungguh memohon ampun dan maaf kepadamu, kepadanya, kepada mereka, dan kepada semua orang yang berada di sekitar kehidupanmu.



Sepucuk surat sederhana ini,
            Ditulis dengan tulus dengan ikatan persahabatan dan sebuah kesederhanaan yang hakiki. Dari
            Shinjiru Aldaith Albus.




Rodhiya Noor Fajri

Kamis, 11 Agustus 2011

Emelda Yasha


Emelda Yasha. Sebuah nama yang sudah aku kenal sejak kelas satu SMA. Aku pertama kali melihatnya dan mengenal sosoknya ketika aku mengikuti sebuah kegiatan ekstrakurikuler yang sama di SMAN 1 Amuntai, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) pada kelas satu. Akan tetapi pada saat itu aku tidak pernah berbincang bahkan tidak pernah mengatakan “Hey” kepadanya, karena aku merasa sangat malu kepadanya pada saat itu. Seperti biasa, jika aku belum mengenal seseorang dengan sangat baik, aku hanya akan berjalan mengikuti alur cerita dan akan selalu percaya bahwa waktu akan membuka kepribadian yang dimiliki orang lain. Perkenalan kami dimulai dengan sebuah pesan singkat yang aku kirimkan kepadanya. Cara yang cukup efektif menurutku jika mau berkenalan dengan seseorang. Aku tidak ingat lagi bagaimana dan kapan perkenalan itu, yang aku ingat aku saling berkirim SMS perkenalan pada saat sore hari.

 Penggambaran yang tepat untuk dirinya adalah “Sempurna.” Siapa yang tidak akan jatuh hati jika melihat kecantikannya? Siapa yang tidak kagum atas kecerdasan yang dimilikinya? dan Siapa yang tidak bangga atas prestasi yang diperolehnya? Aku tidak melebihkan atau mengurangi apapun atas penilaianku ini, sebisanya aku akan menceritakan dan menggambarkan apa yang aku ketahui dari diri seorang Emelda Yasha disini. Tentunya, semoga dengan fragmen kenangan ini, kita dapat mengambil sesuatu yang paling aku anggap berharga dalam perjalananku selama ini, yaitu “makna kehidupan apa yang dapat kita ambil dari semua orang di sekeliling kita.” Kita dapat mengambil sebuah pelajaran dari semua fragmen yang menyakitkan atau bahkan hal yang membahagiakan sebagai penyemangat untuk tetap dapat mengatakan “Aku harus tetap HIDUP dan memperjuangkan KEHIDUPAN sebaik-baiknya. Sebagai bekal dimasa yang akan datang.”

Dalam pandanganku, Emelda Yasha memiliki sifat yang selalu berbeda dalam setiap sisi kedekatan dengannya. Maksudnya, kau akan berpikiran berbeda tentang sikapnya sebelum kau akan mengenal, setelah mengenal dan sehabis kau mengenal dengan sangat baik kepadanya. Sebelum aku mengenal dengan sangat baik (sebelum aku menjadi temannya), aku berpikir dia seseorang yang sangat sombong terhadap orang yang belum dia kenal, terutama kepada laki-laki. Ketika kau berusaha menatapnya sekilas, pandangan yang akan terbalaskan darinya adalah pandangan yang berarti:

“Jika kau ingin mengenalku, banyak hal yang harus aku ketahui darimu.”

Menurutku itu sikap yang sangat wajar dilakukan seorang wanita kepada seorang pria yang belum dia ketahui dengan sangat baik. Selain tatapannya yang membuatku berpikir.
“Ah, sepertinya dia tidak mau berkenalan denganku,” dia juga sangat membatasi pergaulannya dengan orang-orang di sekitarnya, yaitu kepada orang-orang yang belum menjadi temannya terlebih kepada seorang laki-laki.

            Setelah kau sudah menjadi teman baginya, Emelda Yasha kembali merubah sikapnya. Bagiku ini sebuah perilaku yang wajar, karena mungkin dia menempatkan orang-orang di sekitarnya dari sejauh mana dia ketahui tentang orang itu. Dia adalah seseorang yang tegas tapi sebenarnya akan bersikap baik jika kita melakukan hal yang baik pula kepadanya. Dia juga seseorang yang mudah tersinggung, jadi kau harus belajar untuk menghargai dirinya sebagai temanmu. Kalau mau bercanda dengannya, janganlah terlalu serius, karena dia seseorang yang mudah juga menjatuhkan air mata. Ketika kau mau bercanda dengannya, kau harus menandakan sinyal khusus dulu bahwa segala perbuatan atau perkataan yang akan kau ucapkan setelahnya hanya candaan saja. Mungkin itu tips agar tidak ada kesalahpahaman diantara kau dan dia. Tapi terkadang ada hal yang tak kau ketahui dari diri seorang Emelda yang membuat dia tersinggung. Mungkin sikap yang tepat untuk dilakukan adalah diam saja dalam beberapa waktu dan mengucapkan maaf kepadanya. Karena sebenarnya dia seseorang yang mudah untuk memaafkan.

            Ketika kau sudah menjadi teman yang sangat dia kenal (sahabatnya), kau akan menganggapnya sebagai seorang yang sangat kau kenal pula. Emelda akan menjadi sosok yang unik di antara teman-teman lain. Dia akan menjadi teman yang sangat baik, seseorang yang bisa di ajak mengobrol ria, apapun yang kau mau. Bahkan jika kau memiliki sebuah masalah tentang kepahitan hidup, aku percaya dia pasti akan mau mendengarkan dan membantu semampunya. Dia seseorang yang sangat ahli dalam hal cinta, “menurutku.” Karena biasanya aku berkonsultasi kepadanya jika aku memiliki permasalahan dengan seseorang wanita yang aku sukai, tetapi tetap aku yang akan mengambil keputusanku sendiri atas permasalahan yang biasanya aku hadapi. Pokoknya Emelda Yasha adalah seorang sahabat yang paling unik dan meyenangkan, jika kau bisa membawa fragmen itu juga menyenangkan untuknya.

            Emelda melanjutkan kuliah ke Samarinda, Universitas Mulawarman dan jurusan yang dia ambil adalah Akuntansi. Semoga dia mendapatkan segala hal yang dia cita-citakan selama ini. Kini Emelda akan selalu menjadi seorang sahabat yang sangat dekat bagiku. Karena tidak ada yang lebih dekat lagi di tahun terakhir di masa SMA. Wajar, dia duduk di depanku selama satu tahun penuh. Puteri Wulandari dan sahabat-sahabat lain juga tidak kalah dekat denganku pada saat itu. Karena ini fragmen khusus untuk Emelda Yasha, jadi jangan iri terlebih dahulu.


For Emel : “Emelda Yasha, jangan ngambek lagi osh? Aku jadi sering kagak enak. *serius. Maafkan jika terdapat kesalahan, komentarnya sangat diharapkan.

             


۞  This Is Our WãΫ  ۞
Karena ini semua adalah jalan yang harus kita tempuh bersama.

Untuk
Shinjiru, Aldaith, Albus dan semua orang yang selalu berada disekelilingku.
Kupersembahkan catatan ini untukmu dan untuk mengenang persahabatan indah di masa remaja yang kita lewati bersama di sekolah, disaat kau dulu begitu setia mendengarkan dengan tulus cerita-cerita fantasi dari sesuatu yang menggugah jiwa. Kuharap kenangan ini dapat memberikan makna untuk kehidupanmu dan atas kenangan yang akan selalu ada. Kini aku bisa dengan lantang mengatakan kepadamu bahwa aku sudah mempercayai satu hal. “Kini aku percaya kepada orang-orang disekelilingku yang selama ini memberikan segalanya kepadaku. Sebuah “PERSAHABATAN.”


۞  Short Note  ۞
Jika ada kesalahan dalam penulisan (terutama masalah nama), tidak setuju atas fragmen kenangan ini. Bisa kalian ajukan kritik dan saran langsung kepadaku (tentunya yang sopan dan membangun). Catatan ini bisa saja aku perbaiki, edit, kurangi atau ditambah karena aku tidak mungkin ingat semua fragmen kenangan dalam menulis ini. Alangkah baiknya langsung memberikan komentar dalam catatan ini. Jangan lupa, jika menyukai fragmen kenangan ini. Kasih saja “Jempol”-nya. Arigatou Gozaimasu….