Maafkan aku sudah lama menunda penulisan fragmen kenangan ini. Semenjak
janji yang kubuat pada Juni 2011 yang lalu kepada seorang sahabat bernama Radina, tentang penulisan beberapa kenangan tentang dirinya pada
bagian kecil di dalam banyak ruangan yang ada dalam kehidupanku ini. Semoga
dengan adanya penulisan ini bisa mempererat tali silaturahmi kita kini hingga
akhir cerita nanti. Meski dalam perjalanan kehidupan tidak selamanya indah
seorang individu yang ditakdirkan untuk hidup dan menjalani kehidupannya selalu
berusaha menghadirkan sebuah keindahan yang mimpikan banyak orang. Pemaknaan
terdalam atas penulisan ini semoga dapat diartikan sebagai sesuatu yang positif
dan menghadirkan sesuatu kebaikan pula.
![]() |
| Radina dengan seragam perkuliahan di UNLAM |
Radina, nama ini aku kenal sejak aku masuk ke kelas XA, MTsN Model Amuntai,
tepatnya sekitar lima tahun yang lalu (penulisan ini tahun 2012). Seoroang remaja putri yang pada
saat itu memiliki sesuatu yang unik di antara teman yang lainnya. Tidak ada
perkenalan yang formal di antara kami. Perkenalan kami terjadi pada saat
persahabatan yang terjalin di kelas IX A, di MTsN Model Amuntai. Kelas terbaik
pada saat itu, bukan sebuah opini bahwa semua anak yang berada di kelas itu
memiliki berbagai potensi khusus yang sekarang terbukti berbeda dengan
remaja-remaja lain yang pernah aku kenal saat ini. Jika sebuah peng’ibaratan
atas kelas itu mungkin seperti kelas “Q” di anime dan komik Dan Detective
School (DDS). Terlalu melebihkan mungkin ya? Tapi sungguh
seperti itulah keadaannya. Penilaian yang objektif adalah seorang yang
merasakan dan melihat sesuatu berdasarkan pengalamannya. Selama satu tahun aku berada
di dalam kelas itu dan aku merasakan adanya perbedaan. Sebuah penilaian
perbedaan yang lebih cenderung aku bisa menilai lebih baik dari pada semua anak
yang selama tiga tahun berada di dalam sana. Kelas itu berbeda, memang sangat
berbeda. Seberapa kuatkah persahabatan yang ada dalam kelas tesebut hingga
sampai kini (bertahun-tahun) aku bisa merasakan persahabatan yang semakin kuat. Meski sudah tidak saling
bertemu satu sama lain, hati tetap mengatakan sebuah perkara yang tidak bisa
dikatakan dusta. “Dia sahabatku. Dia juga sahabatku.”
![]() |
| Seorang yang selalu ceria. |
Selain cerdas dan manis (tidak ada unsur dibuat-buat), mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat jurusan FKIP, PAUD ini handal dalam menjalin pertemanan dengan
orang-orang sekitarnya. Karena bakatnya itu, semua orang
menyukainya. Bahkan aku. Jika aku menarik sebuah fragment kenangan dengannya.
Yang aku ingat adalah dia adalah seorang sahabat yang “Sangat Spesial.” Semua
hal dari fragment yang kumiliki, sepertinya semuanya adalah sebuah hubungan
yang tidak ada buruknya. Aku tahu
perpisahan terjadi baru saja dalam beberapa bulan ini, setelah lulus SMA, kami
tidak lagi dalam sebuah instansi pendidikan yang sama (sekarang masa
perkuliahan). Radina memiliki pipi yang tembem dan ini bukan
kekurangan. Karena pipi ini menjadikannya sebuah hal yang istimewa di antara
sahabatku yang lain. Dia juga memiliki gaya berbicara yang khas, lembut tapi
sedikit tegas. Aku paling suka gaya bicaranya kalau sedang mengeluhkan sesuatu
atau sedang membicarakan sesuatu yang sangat penting.
Sedikit tentang CINTA, Aku pernah mengetahui sedikit tentang masalah
asmaranya dengan seorang laki-laki. Radina seorang yang setia di mataku, meski
kadang pernah disakiti, dia selalu bisa membagi perasaannya kepada orang lain
agar tetap ceria dalam menjalani kehidupan, mrmbagi perasaan sedih itu dengan
cara yang baik. Cara dia membaginya dengan sharing kepada para sahabatnya dan
dengan itu ku pikir dia mendapatkan sebuah kekuatan baru untuk bisa bangkit
kembali. Memang sepertinya semua wanita melakukan hal yang sama jika kita
kaitkan tentang perkara CINTA dan selak beluk yang berkaitan dengan hal ini.
Sebuah doa untukmu sobat, optimis dan percayalah bahwa sepasang hati akan
bersatu ketika seorang manusia sudah siap untuk menjalani bagian tahapan
kehidupan selanjutnya.
Kini Radina menjadi sosok yang akan ada pada sebuah ruang yang istimewa di dalam bagian
kehidupan ini. Bukan hanya di dalam hatiku,
tapi aku juga mempercayai bahwa dia akan dikenang di setiap hati semua orang
yang pernah mengenalnya. Salam....
۞ This Is Our WãΫ ۞
Karena ini semua adalah jalan yang harus kita tempuh
bersama.
Untuk
Shinjiru, Aldaith, Albus dan
semua orang yang selalu berada disekelilingku.
Kupersembahkan catatan ini untukmu dan
untuk mengenang persahabatan indah di masa remaja yang kita lewati bersama di
sekolah, disaat kau dulu begitu setia mendengarkan dengan tulus cerita-cerita
fantasi dari sesuatu yang menggugah jiwa. Kuharap kenangan ini dapat memberikan makna untuk
kehidupanmu dan atas kenangan yang akan selalu ada. Kini aku bisa dengan lantang mengatakan
kepadamu bahwa aku sudah mempercayai satu hal. “Kini aku percaya kepada
orang-orang disekelilingku yang selama ini memberikan segalanya kepadaku.
Sebuah “PERSAHABATAN.”
۞ Short Note ۞
Sangat penting ketika Anda membaca sebuah tulisan yang
berjudul “Pemberitahuan”, karena semua tujuan penulisan catatan ini ada disana
dan semua catatan fragmen kenangan lain yang secara tidak langsung berkaitan
antara satu dengan yang lain. Banyak hal yang tidak bisa aku ceritakan pada
semua karyaku tapi aku ceritakan dengan alur kehidupan yang baik kepada
orang-orang yang aku mempercayai mereka. Sungguh, dalam semua karya ini sudah
banyak hal yang bisa dijadikan pemaknaan atas cerita lain bagi orang-orang yang
memiliki pemikiran yang luar biasa. Jika ada kesalahan dalam penulisan
(terutama masalah nama), tidak setuju atas fragmen kenangan ini. Bisa kalian
ajukan kritik dan saran langsung kepadaku (tentunya yang sopan dan membangun).
Catatan ini bisa saja aku perbaiki, edit, kurangi atau ditambah karena aku
tidak mungkin ingat semua fragmen kenangan dalam menulis ini. Alangkah baiknya
langsung memberikan komentar dalam catatan ini. Jangan lupa, jika menyukai
fragmen kenangan ini. Kasih saja “Jempol”-nya. Arigatou Gozaimasu….




Tidak ada komentar:
Posting Komentar